Category Archive Panduan dan Bantuan

Panduan Transfer Domain

Transfer domain merupakan salah satu proses pemindahan domain dari registrar (penyedia layanan domain) lama ke registrar baru. Proses pemindahan domain ini sering dilakukan karena berbagai hal misalnya registrar lama pelayanannya kurang bagus, ingin menggabungkan domain dan hosting di satu registrar, pemindahan kepemilikan domain dan sebagainya. Jadi, apabila anda memiliki domain di registrar lain dan ingin memindahkannya di IDHostNetwork dapat dengan mudah dilakukan melalui transfer domain.

Apakah Ada Syarat Tertentu Dalam Melakukan Transfer Domain?
Tentu saja ada. Hal ini dikarenakan proses pemindahan domain terjadi antara dua registrar yang berbeda. Sehingga, memerlukan syarat tertentu dalam melakukan pemindahan domain. Adapun syaratnya yaitu,
1. Memastikan bahwa pihak registrar baru memiliki domain TLD yang sama dengan yang anda miliki. Biasanya, sebagian besar registrar support domain yang termasuk dalam gTLD dan .id. Untuk mengetahui apa saja yang termasuk dalam domain gTLD maka dapat dibaca di Domain TLD.
2. Domain tidak expired
3. Domain yang akan ditransfer tidak boleh dalam keadaan lock
4. Masa aktif domain minimal 60 hari dari tanggal registrasi
5. Email pemilik domain harus dalam keadaan aktif. Email ini merupakan alamat email yang dulu digunakan untuk mendaftar domain. Anda dapat mengecek domain beserta alamat emailnya di WHOIS. Pastikan alamat email tersebut aktif.
6. Pemilik domain harus memiliki Kode EPP. Untuk lebih mengetahui tentang Kode EPP anda dapat membacanya di Apa itu Kode EPP?

Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Melakukan Transfer Domain?
Yang perlu dipersiapkan yaitu,
1. Pastikan nama domain harus dalam keadaan UNLOCK (tidak dikunci)
Anda dapat melakukan pengecekan di client area registrar lama. Pada halaman kelola domain di tab Registrar Lock. Pastikan statusnya TIDAK AKTIF (DISABLE).
2. Pastikan WHOIS Protection atau ID Protection harus dalam keadaan DISABLE (dimatikan)
Anda dapat melakukan pengecekan di client area registrar lama. Pada halaman kelola domain di tab Addons. Pastikan ID Protection statusnya TIDAK AKTIF.
3. Pastikan telah mengetahui Kode EPP untuk transfer domain
Anda dapat melakukan pengecekan di client area registrar lama. Pada halaman kelola domain di tab Management Tools, pilih Kode EPP.

Tata Cara Upgrade dan Downgrade Hosting

Anda dapat mengupgrade atau downgrade hosting anda setiap saat. Dimana Anda hanya dikenakan biaya perbedaan harga antara paket hosting lama dengan paket hosting baru berdasarkan masa aktif sisa hosting. Sehingga hosting Anda akan menjadi paket hosting baru sejak tagihan dilunasi sampai expired. Kemudian tagihan biaya perpanjangan paket hosting baru akan diterbitkan sebelum expired.

Sebagai contoh, jika Anda membayar Rp20.000 per bulan untuk paket hosting lama, kemudian untuk paket hosting baru berbiaya Rp50.000 per bulan, maka Anda hanya membayar biaya upgrade sebesar Rp30.000 untuk sisa masa aktif hosting 30 hari. Kemudian sebelum hosting expired, Anda akan menerima tagihan perpajangan hosting baru sebesar Rp50.000 untuk 1 bulan kedepan.

Tenang saja, biaya upgrade akan diakumulasi oleh sistem. Sehingga Anda bisa melakukan pengecekkan terlebih dahulu untuk mengetahui besar biaya yang dibebankan. Untuk panduan upgrade atau downgrade hosting bisa Anda lakukan pada halaman area anda.